0


Sipilis Raja Singa adalah suatu penyakit yang sering menular dari hubungan seksual dan membuat dampak buruk bagi kesehatan , banyak orang yang menyepelekan penyakit ini sehingga tidak peduli mereka menularkan sipilis raja ke pasangan oleh sebab itu waspada dengan hubungan seks bebas .
Sifilis atau Raja singa merupakan penyakit seksual yang bisa menular dan disebabkan oleh Treponema pallidum. Sipilis Raja Singa itu sendiri bersifat kronis dan menahun. Bakteri terkait masuk ke dalam tubuh kita melalui selaput lendir atau bisa juga melalui kulit.
Gejala Sipilis Raja Singa biasanya berkembang dalam empat tahap. Gejalanya bisa bervariasi dalam setiap tahapnya. Meskipun begitu, tahapan dalam gejala Sipilis Raja Singa bisa tidak urut. Dalam tahapannya bisa berbolak balik.
banyak gejala dan jenis Sipilis Raja Singa seperti yang ada dibawah ini.
Sipilis Raja Singa primer
Tanda-tanda Sipilis Raja Singa primer biasanya terjadi dari sepuluh hari hingga 3 bulan setelah kita terpapar bakteri Treponema.

Gejalanya, akan terjadi lesi kecil dan juga tanpa rasa sakit pada bagian tubuh dimana bakteri tersebut awal masuk. Misalnya saja pada rektrum, lidah, bibir, atau alat kelamin. Meskipun kecil, tapi luka seperti ini bisa menyebabkan borok. Gejala lain terjadinya pembesaran pada kelenjar getah bening pada pangkal paha.
Sipilis Raja Singa primer bisa sembuh tanpa pengobatan, akan tetapi infeksi tetap dan bisa menjadi Sipilis Raja Singa sekunder.
Sipilis Raja Singa sekunder
Tanda-tanda dan gejala Sipilis Raja Singa sekunder mulai 2 sampai sepuluh minggu setelah luka muncul dan mungkin termasuk seperti yang ada dibawah ini.
1. Ruam kulit yang muncul seperti luka dengan warna merah atau coklat kemerah-merahan. Hal seperti ini terjadi pada bagian tubuh manapun bahkan ditelapak tangan dan juga kaki.
2. Demam
3. Selalu merasa lelah dan perasaan tidak pernah merasa nyaman.
4. rasa sakit
5. Kelenjar getah bening yang bengkak
6. Kutil mirip luka di daerah mulut.
Gejala atau tanda-tanda Sipilis Raja Singa sekunder seperti ini bisa hilang dalam beberapa minggu atau akan hilang kemudian muncul kembali selama setahun.
Sipilis Raja Singa laten
Jika tidak ada penanganan lebih lanjut atau diobati, Sipilis Raja Singa sekunder akan berubah menjadi Sipilis Raja Singa laten. Sipilis Raja Singa tersembunyi yang seperti ini bisa berjalan selama berthaun-tahun. Tanda atau gejala yang sudah pernah terjadi tidak akan terlihat lagi. Tapi Sipilis Raja Singa laten akan berubah ke tahap selanjutnya. Yaitu Sipilis Raja Singa tersier.
Sipilis Raja Singa tersier atau terlambat
Orang yang mengalami Sipilis Raja Singadan tidak mendapatkan penanganan lebih lanjut akan mengalami komplikasi yang dikenal sebagai Sipilis Raja Singatersier. Pada tahap akhir, penyakit ini dapat merusak otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan sendi. Masalah ini dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi awal. Beberapa tanda dan gejala Sipilis Raja Singa akhir meliputi:
1. Gerakan otot tidak terkoordinasi
2. Kelumpuhan
3. Kematian rasa
4. Kebutaan bertahap
5. Dementia atau pikun
Cara penularan yang paling umum terjadi adalah adanya kontak fisik dengan orang yang terinfeksi. Dan itu terjadi selama melakukan aktivitas seksual. Bakteri memasuki tubuh melalui luka kecil atau lecet di kulit atau selaput lendir. Sipilis Raja Singa menular selama tahapan primer dan sekunder, dan kadang-kadang dalam periode laten awal.
Pada kondisi yang jarang terjadi, Sipilis Raja Singa dapat menyebar melalui transfusi darah yang terinfeksi, melalui hubungan langsung kontak dekat dengan lesi aktif (misalnya berciuman), atau melalui ibu yang terinfeksi kepada bayinya selama kehamilan atau persalinan (kongenital Sipilis Raja Singa).
Bakteri Sipilis Raja Singa sensitif terhadap cahaya, udara dan perubahan suhu. Karena itu, orang tidak akan tertular Sipilis Raja Singa karena menggunakan toilet yang sama, bak mandi, pakaian atau peralatan makan orang yang terinfeksi, atau dari gagang pintu, kolam renang atau kolam air panas.
Orang yang rentang terkena Sipilis Raja Singa
Terlibat dalam aktivitas seksual berisiko tinggi, termasuk hubungan seks tanpa kondom, hubungan seks dengan banyak pasangan, berhubungan seks dengan pasangan baru, atau berhubungan seks di bawah pengaruh obat atau alkohol. Selain dari itu, Seorang pria yang berhubungan seks dengan pria (homoseksual) juga bisa terkena penyakit ini. Dan satu hal paling jelas adalah Orang yang terinfeksi human immunodeficiency virus (HIV). Dan untuk cara mengobati kliniksehatiku.com urungkan niat untuk memberikannya, sangat disarankan untuk menghubungi dokter terdekat agar bisa mendapatkan pengobatan atau penanganan yang lebih tepat.
Sipilis

Dikirim pada 10 Februari 2016 di Sipilis Raja Singa
Awal « 1 2 3 4 » Akhir
Profile

“ Haji/Hajjah solusianda11 ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 32.235 kali


connect with ABATASA